Asa di Atas Sungai Ogan: TNI Kebut Jembatan Gantung Desa Pusar, Progres Tembus 70%

​Jaringannasional.com [ BATURAJA BARAT ] – Mimpi warga Desa Pusar untuk memiliki akses transportasi yang layak kini tinggal selangkah lagi. Prajurit TNI dari Kodim 0403/OKU terus berpacu dengan waktu, menerjang cuaca dan medan demi menuntaskan pembangunan Jembatan Gantung di aliran Sungai Ogan. Hingga Rabu (25/02/2026), proyek vital ini dilaporkan telah mencapai progres 70,40%.

​Saat ini, suasana di bantaran Sungai Ogan tampak sibuk. Para prajurit sedang fokus pada detail-detail krusial, mulai dari:

  • Pengecoran tambatan tali angin untuk stabilitas jembatan.
  • Pemasangan gelagar melintang dan gantungan sebagai rangka utama.
  • Pengecatan tiang pylon untuk perlindungan jangka panjang.

​”Besok kami lanjut pada pembuatan penggantung gelagar dan penguatan struktur lainnya. Semua dilakukan secara presisi agar keamanan warga terjamin,” ujar salah satu personel TNI di lapangan.

​Dandim 0403/OKU melalui Kasdim Mayor Inf Sariyo menegaskan bahwa jembatan ini bukan hanya soal konstruksi fisik, melainkan investasi sosial.

​“Ini adalah wujud sinergi nyata TNI dan Pemerintah. Fokus utama kami adalah membantu anak-anak sekolah agar tidak lagi bertaruh nyawa atau kesulitan menyeberang sungai, serta memperlancar urusan ekonomi warga,” jelas Mayor Inf Sariyo.

​Meski cuaca di wilayah OKU sering tak menentu, semangat para prajurit tidak luntur. Sinergi antara disiplin militer dan dukungan gotong royong masyarakat menjadi bahan bakar utama percepatan proyek ini.

​Bagi warga Desa Pusar, jembatan ini adalah jawaban atas doa menahun. Selama ini, mobilitas mereka terhambat oleh jarak tempuh yang jauh akibat harus memutar jalan.

​“Kalau mau ke desa sebelah atau bawa hasil panen ke pasar, kami harus mutar jauh sekali. Makan waktu dan biaya. Kalau jembatan ini jadi, hidup kami pasti lebih mudah dan cepat,” ungkap salah satu warga dengan mata berbinar.

​Jembatan Gantung Perintis Garuda ini diharapkan segera rampung sepenuhnya dalam waktu dekat, menjadi urat nadi baru yang menghubungkan harapan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten OKU.(DNL)