Prajurit TNI Cegah Keberangkatan Lima Pekerja Migran Ilegal di Perbatasan Malaysia

BENGKAYANG — Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani mencegat lima warga yang hendak menyeberang ke Malaysia secara ilegal. Kelima Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural tersebut diamankan petugas di kawasan Pos Koki Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.

Upaya penyelundupan ini terungkap saat personel Satgas menggelar patroli di jalur-jalur tikus perbatasan pada Sabtu (12/9/2026). Petugas mencurigai keberadaan lima orang yang sedang berada di gubuk area perkebunan kelapa sawit.

Hasil interogasi di lokasi menunjukkan bahwa rombongan yang berasal dari Lampung tersebut berniat masuk ke wilayah Malaysia tanpa dokumen resmi untuk mencari kerja.

“Kelima orang tersebut langsung kami amankan ke Pos Koki Jagoi Babang untuk pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Danpos Koki Jagoi Babang dalam keterangannya.

Selain mengamankan para PMI, petugas juga menyita sejumlah barang bukti dari lokasi:

  • 5 unit telepon seluler
  • Dokumen identitas diri (KTP/Passport)
  • 7 buah tas ransel

Kejadian ini telah dilaporkan kepada pimpinan Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani untuk koordinasi penanganan dan penyerahan ke instansi terkait. Pengetatan di garis perbatasan terus ditingkatkan guna mengantisipasi perlintasan ilegal sekaligus melindungi warga negara dari risiko tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Sumber: Penerangan Satgas Pamtas
RI – Malaysia Yonarmed19/Bogani
Kodam XIII/Merdeka