Disdukcapil Bekasi Ajak ASN dan Warga Jadi Agen Pahlinsos, Capaian IKD Baru 24,70 Persen

BEKASI | jaringannasional.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi mengajak aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat berperan aktif sebagai agen Pahlawan Perlindungan Sosial (Pahlinsos) Digital Nasional yang digagas Kementerian Sosial.

Hal ini disampaikan kepala dinas kependudukan dan catatan sipil kota Bekasi usai apel asn dipemkot bekasi senen 26 /10/2026.

Kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjadi salah satu hal yang ditekankan untuk mendukung keterlibatan masyarakat dalam program tersebut. Melalui peran agen Pahlinsos, warga diharapkan dapat membantu mengidentifikasi dan mendaftarkan masyarakat kurang mampu yang belum terjangkau program perlindungan sosial.

Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rahmat Hidayat, mengatakan pihaknya terus memperluas pelayanan aktivasi IKD hingga tingkat kelurahan dan kecamatan guna memudahkan masyarakat memperoleh identitas digital.

“Kamu mau jadi agen Pahlinsos, kamu harus punya IKD. Makanya kita buka IKD-nya di mana-mana; di kelurahan buka, di kecamatan buka,” ujarnya.

Menurut Taufiq, keterlibatan sebagai agen Pahlinsos merupakan bentuk kepedulian sosial yang mengedepankan semangat gotong royong. Keikutsertaan dalam program tersebut bersifat sukarela dan tidak disertai imbalan finansial tambahan.

Ia berharap ASN dan masyarakat tidak hanya berpartisipasi untuk diri sendiri, tetapi juga membantu warga di lingkungan sekitar yang membutuhkan perlindungan sosial.

“Kata kuncinya, jangan sampai ada tetangga yang tertinggal. Makanya sekarang jangankan cuma ASN ya, kalian juga sebagai warga harus punya Pahlinsos itu sebagai agen, sehingga kita bisa mendaftarkan tetangga yang enggak mampu,” katanya.

Capaian IKD di Kota Bekasi Baru 24,70 Persen

Di sisi lain, capaian kepemilikan IKD di Kota Bekasi masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan data yang disampaikan, sebanyak 476.729 orang telah terdaftar sebagai pengguna IKD, atau sekitar 24,70 persen dari total penduduk Kota Bekasi yang tercatat sebanyak 1.930.226 jiwa.

Angka tersebut menunjukkan bahwa perluasan sosialisasi dan pelayanan aktivasi IKD masih menjadi pekerjaan penting bagi Disdukcapil. Pelayanan di tingkat kelurahan dan kecamatan diharapkan dapat mempermudah masyarakat mengakses layanan sekaligus mendorong peningkatan kepemilikan identitas digital.

Disdukcapil Kota Bekasi berharap keterlibatan ASN dan masyarakat sebagai agen Pahlinsos dapat memperkuat upaya pendataan warga yang membutuhkan bantuan sosial. Namun, pelaksanaan program tetap memerlukan koordinasi dengan instansi terkait agar pendataan dan penyaluran bantuan berjalan sesuai ketentuan serta tepat sasaran.

Masyarakat dan ASN yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai program Pahlinsos dapat mengakses laman resmi Kementerian Sosial melalui pahlinsos.kemensos.go.id.

Melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, program Pahlinsos diharapkan mampu memperkuat solidaritas sosial sekaligus membantu memastikan warga yang membutuhkan tidak terlewat dari jangkauan perlindungan sosial.

Red/jn/nzr