Sigap dan Peduli, Kecamatan Parakansalak Bergerak Cepat Tangani Bencana Warga.

Jaringannasional.com – Sukabumi

Kepedulian dan respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Parakansalak dalam menghadapi rentetan bencana yang melanda wilayahnya pada Jumat (3/4/2026).

Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak dini hari hingga sore hari menyebabkan longsor, kerusakan rumah warga, hingga insiden sambaran petir di beberapa desa. Meski demikian, pemerintah kecamatan tidak tinggal diam dan langsung turun tangan memastikan keselamatan warga.

Camat Parakansalak, Rukman Taufik, bersama unsur Forkopimcam, aparat desa, P2BK, dan Tagana bergerak cepat melakukan pemantauan serta penanganan di lokasi terdampak. Koordinasi lintas sektor dilakukan secara intensif guna memastikan setiap titik bencana mendapatkan perhatian dan penanganan awal.

Di Desa Sukakersa, tim langsung meninjau lokasi longsor yang mengancam rumah warga, sekaligus memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

Sementara di Desa Parakansalak dan Lebaksari, petugas membantu pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat angin kencang.

Tak hanya itu, perhatian juga diberikan pada fasilitas umum yang terdampak, termasuk mushola di Desa Sukatani yang tersambar petir. Pemerintah kecamatan memastikan seluruh kejadian tercatat dan segera ditindaklanjuti untuk proses penanganan lebih lanjut.

Selain penanganan langsung di lapangan, pemerintah kecamatan juga aktif memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Berbagai kebutuhan mendesak seperti terpal, material bangunan, bronjong, hingga perlengkapan dapur telah diidentifikasi dan akan segera diupayakan melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Camat Parakansalak menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak sendiri menghadapi bencana ini. Penanganan cepat dan koordinasi menjadi kunci agar dampak bisa diminimalisir,” ujarnya.

Hingga saat ini, kondisi di lapangan relatif terkendali. Akses jalan masih dapat dilalui dan rumah warga masih dapat ditempati, meskipun tetap membutuhkan perhatian dan perbaikan lebih lanjut.

Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat bencana menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam menghadapi situasi darurat.

Dede.