jaringannasional.com, DEPOK — Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia terus memperketat kesiapsiagaan dan kapabilitas personelnya dalam mengandaskan jaringan peredaran gelap narkotika yang kian canggih dan terorganisasi. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Raid Planning Execution (RPE) bagi personel Direktorat Penindakan dan Pengejaran (Dakjar).
Kegiatan yang diikuti oleh 74 personel Direktorat Dakjar BNN ini diresmikan langsung oleh Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Aswin Sipayung, di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Mako Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (3/8/2026).
Pelatihan taktis yang berlangsung selama tiga hari, yakni 3–5 Agustus 2026, merupakan hasil kolaborasi strategis antara BNN RI dan Korps Brimob Polri guna meningkatkan profesionalisme serta membangun standarisasi operasi penindakan yang tangguh dan terukur.
Dalam amanat pembukaannya, Irjen Pol Aswin Sipayung menekankan pentingnya penguasaan taktik dan eksekusi presisi di lapangan. Menurutnya, dinamika modus operandi sindikat narkotika saat ini menuntut setiap personel tidak hanya mengandalkan keberanian semata, melainkan juga kecermatan perencanaan.
”Keberhasilan suatu operasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan taktis personel, tetapi juga kesamaan persepsi, koordinasi yang solid, dan profesionalisme dalam setiap tahapan pelaksanaan,” tegas Irjen Pol Aswin Sipayung.
Jenderal bintang dua tersebut juga mengingatkan bahwa seluruh pelaksanaan operasi penindakan wajib mengutamakan keselamatan tim, memberikan perlindungan kepada masyarakat, serta menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) sesuai koridor hukum yang berlaku.
”Saya yakin, melalui pelatihan ini akan lahir personel-personel Deputi Bidang Pemberantasan, khususnya pada Direktorat Penindakan dan Pengejaran yang semakin siap, adaptif, dan unggul dalam menghadapi berbagai tantangan kejahatan narkotika yang terus berkembang,” tambah Aswin.
Melalui penggemblengan RPE ini, BNN optimistis kapasitas operasional para penegak hukum di lapangan akan semakin solid dan efisien dalam membongkar sindikat peredaran gelap narkotika di Tanah Air.
Editor: Red/jN/nzr
Sumber: Humas BNN













