Resmikan Sekolah Rakyat, Plt Bupati Bekasi: Tidak Boleh Ada Anak Putus Sekolah Karena Ekonomi

JaringanNasional.comKABUPATEN BEKASI. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, resmi membuka Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi. Peresmian tersebut ditandai dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung di Aula Sekolah Rakyat, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (31/8).

​Dalam sambutannya, dr. Asep Surya Atmaja menegaskan pentingnya pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa. Kehadiran Sekolah Rakyat ini diharapkan mampu memangkas kendala finansial yang kerap menjadi penghalang anak-anak di Kabupaten Bekasi untuk meraih masa depan melalui jalur pendidikan formal.
​”Pendidikan merupakan hak setiap anak bangsa. Kondisi ekonomi maupun keterbatasan yang dihadapi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak untuk memperoleh pendidikan dan meraih cita-citanya,” ujar Asep.

​Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen membuka kesempatan pendidikan setinggi-tingginya agar tidak ada lagi warga yang putus sekolah akibat krisis ekonomi.

​scope dan partisipasi siswa dalam program ini juga melingkupi wilayah tetangga. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Alamsyah, menyampaikan detail penerimaan peserta didik pada angkatan ini:

  • ​Total Siswa: 427 siswa resmi terdaftar mengikuti pendidikan.
  • ​Sebaran Asal Siswa: Peserta didik berasal dari wilayah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.
  • ​Komposisi Peserta: Mencakup siswa baru serta siswa yang sebelumnya telah mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat rintisan.

​Melalui sinergi ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengentaskan masalah anak putus sekolah di kawasan Bekasi dan sekitarnya.(Red /JN)
Sumber: Humas Pemkab Bekasi