BEKASI | jaringannasional.com — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meninjau langsung kawasan Jalan M. Yamin pada Jumat (28/7/2026). Kunjungan ini dilakukan usai penertiban kawasan tersebut pada Kamis kemarin guna memastikan penataan ruang dan infrastruktur oleh dinas terkait berjalan maksimal.
Dalam tinjauannya, Tri menyusuri area sekitar dan menyempatkan diri berbincang langsung dengan para pedagang pasar untuk menyerap aspirasi serta keluhan mereka. Kawasan Jalan M. Yamin yang sebelumnya berkesan kumuh dan semrawut kini mulai tampak lebih terang dan tertata.
Pemerintah Kota Bekasi berencana merenovasi total akses jalan tersebut, mulai dari perbaikan penerangan jalan umum (PJU), pengecatan pagar, hingga melakukan pemeliharaan overlay (pengaspalan ulang) agar jalan lebih nyaman serta siap dijadikan jalur alternatif yang aman.
Tri menekankan pentingnya aspek keselamatan di lintasan tersebut, terlebih perlintasan kereta api di Jalan M. Yamin sudah dilengkapi palang pintu resmi—berbeda dengan insiden kecelakaan perlintasan tanpa palang pintu di kawasan Ampera sebelumnya.
Selain masalah penataan jalan, Wali Kota Bekasi mengimbau para pembeli untuk beraktivitas di dalam area Pasar Baru yang telah disediakan. Terkait keluhan pedagang mengenai tingginya biaya sewa lapak di dalam pasar, ia meminta pihak pengelola pasar, PT MP, untuk mengkaji ulang besaran skema retribusi.
”Jalan tadi masih banyak kekurangan: lampu, pagar saya sudah minta untuk dicat yang rapi, terus nanti di-overlay jalannya, sehingga tentu jalan akan semakin banyak alternatif,” ujar Tri Adhianto saat ditemui di lokasi.
Menanggapi keluhan sewa lapak, Tri menegaskan agar pengelola tidak memberatkan para pedagang. “Terkait dengan pembayaran sewa, tentu ada langkah-langkah menghitung secara utuh bagaimana biaya operasional dan sebagainya, tapi jangan sampai memberatkan para pedagang. Saya imbau pembeli masuk ke dalam, dan saya pastikan harganya sama. Kalau di luar bayarnya mahal, di dalam harusnya lebih murah atau minimal tidak lebih mahal dari yang di luar,” tegasnya.( Red/JN/Nzr)












