BEKASI | jaringannasional.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersama Pengurus Besar (PB) Porprov XV Jawa Barat 2026 terus mematangkan berbagai persiapan menjelang penyelenggaraan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut. Sejumlah aspek mulai dipersiapkan, mulai dari kesiapan venue pertandingan, dukungan anggaran, hingga sistem pengamanan terpadu.
Ketua Umum PB Porprov XV Jawa Barat 2026 yang juga Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Haris Bobihoe, mengatakan tahapan persiapan terus berjalan. Bahkan, sejumlah cabang olahraga (cabor) sudah mulai melaksanakan pertandingan lebih awal dari rangkaian agenda utama.
Menurut Haris, pertandingan futsal dan voli pasir telah mulai bergulir. Koordinasi dengan KONI Jawa Barat serta panitia penyelenggara di masing-masing venue juga terus dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
“Beberapa kegiatan sudah mulai berjalan. Kemarin futsal sudah dimulai, kemudian voli pasir. Jadi, tahapan penyelenggaraan Porprov sudah mulai berlangsung,” ujar Haris usai menghadiri pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Bekasi, Senin (2/11/2026).
Dari sisi pembiayaan, Pemkot Bekasi menyiapkan anggaran sebesar Rp66 miliar yang bersumber dari APBD Kota Bekasi untuk mendukung kebutuhan pelaksanaan Porprov. Selain itu, terdapat alokasi anggaran tersendiri sebesar Rp71 miliar yang dipersiapkan sebagai bonus bagi atlet berprestasi.
Sementara itu, pembiayaan untuk kegiatan pembukaan atau opening ceremony Porprov XV Jawa Barat 2026 mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kalau anggaran, untuk pelaksanaan kita siapkan Rp66 miliar yang bersumber dari APBD,” jelasnya.
Di sisi lain, kesiapan pengamanan juga menjadi perhatian panitia dan pemerintah daerah. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi menyiapkan pola pengamanan bersama unsur TNI dan Polri guna menjaga ketertiban di seluruh lokasi pertandingan.
Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sujana, S.T., M.T., CGCAE. mengatakan pengamanan dilakukan melalui peningkatan komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi antarlembaga. Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.
“Pertama, ditingkatkan komunikasi, koordinasi yang baik, terus juga melakukan kolaborasi. Karena Satpol PP selaku bidang yang menangani keamanan penyelenggaraan Porprov, bagaimana harus sukses penyelenggaraannya, sukses prestasinya,” kata Nesan.
Ia menjelaskan, pola pengamanan akan diterapkan secara fleksibel dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan. Apabila ditemukan venue atau kawasan yang dinilai membutuhkan pengawasan lebih ketat, personel gabungan akan ditambah untuk memperkuat pengamanan.
Dengan persiapan yang mencakup aspek teknis pertandingan, pembiayaan, serta pengamanan, Pemkot Bekasi bersama PB Porprov XV Jawa Barat 2026 terus mendorong kesiapan seluruh sektor.
Penyelenggaraan Porprov tidak hanya menjadi agenda kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum bagi Kota Bekasi untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah sekaligus mendukung pencapaian prestasi atlet Jawa Barat.
Red/jn/Nzr













