Jaringannasional.com [ BEKASI ] – Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, melaksanakan penyaluran Bantuan Pangan (PBP) untuk alokasi periode Februari dan Maret 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Kantor Kelurahan Pengasinan, Jalan Anyelir Timur IV, pada Rabu (15/4/2026).
Program bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) ini menyasar seluruh lapisan masyarakat yang memenuhi kriteria. Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 2.324 orang terdaftar sebagai Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Sekertaris Kelurahan Pengasinan, Yosef Durahman, mengungkapkan bahwa jumlah penerima alokasi tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Mengingat penyaluran kali ini merupakan gabungan dua bulan sekaligus, setiap warga menerima paket berupa 20 kg beras dan 2 liter minyak goreng.
”Per hari ini, sekitar 85 persen bantuan sudah tersalurkan. Kami optimis hari ini seluruhnya bisa terealisasi,” ujar Yosef saat ditemui di lokasi penyaluran.
Untuk menghindari kerumunan dan memastikan distribusi merata, pihak kelurahan menerapkan jadwal yang fleksibel. Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kelurahan Pengasinan, Vivi Arianingrum, menjelaskan pihaknya membagi waktu pengambilan menjadi dua tahap.
“Kami menyediakan 5 hari utama untuk penyaluran reguler dan 2 hari cadangan sebagai waktu pengganti. Skema ini kami terapkan agar warga yang berhalangan hadir di jadwal utama tetap bisa mengambil hak mereka,” kata Vivi.

Dalam proses pengambilan, warga wajib membawa undangan resmi dan dokumen kependudukan. Bantuan dapat diambil langsung oleh penerima, atau diwakilkan oleh anggota keluarga yang terdaftar dalam satu Kartu Keluarga (KK). Jika diwakilkan oleh pihak di luar KK, pengambil wajib membawa KTP asli penerima manfaat.
Pihak kelurahan juga mengambil langkah responsif terhadap data penerima yang sudah pindah domisili atau meninggal dunia dengan mengalihkan bantuan kepada PBP Pengganti. Penentuan ini didasarkan pada sinkronisasi data RT/RW setempat dengan prioritas Desil 1, 2, dan 3.
Adapun kriteria penerima pengganti meliputi:
- Lansia tunggal.
- Penyandang disabilitas.
- Perempuan kepala keluarga.
- Warga kurang mampu yang belum pernah mendapatkan bantuan.
”Distribusi sudah dimulai sejak Selasa, 7 April lalu. Kami menargetkan Jumat ini seluruhnya tuntas agar laporan administrasi bisa segera disampaikan kepada Bulog,” tambah Vivi.
Program ini disambut baik oleh masyarakat. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut.
”Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk meringankan beban ekonomi masyarakat kecil seperti kami,” tuturnya.
Melalui program PBP ini, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Hingga berita ini diturunkan, proses penyaluran di Kantor Kelurahan Pengasinan terpantau berjalan tertib dan kondusif.( Nizar p)












