Jaringannasional.com [ SURABAYA ] – Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan RPJMD dan RKPD 2027 di Hotel Shangri-La, Surabaya, Selasa (14/4). Agenda strategis ini menekankan pada penguatan pelayanan dasar dan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas sebagai fondasi pembangunan masa depan.
Acara ini dihadiri oleh jajaran menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Doddy Hanggodo, dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. Hadir pula Wamendagri Ribka Haluk, jajaran Forkopimda Jatim, serta kepala daerah dari 38 kabupaten/kota, termasuk Bupati Magetan Bunda Nanik.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar seremonial, melainkan ruang penguatan kolaborasi lintas sektor. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara visi daerah dengan visi nasional.
“Pembangunan adalah hasil kerja keras kolaboratif. Kami berharap program Nawa Bhakti Satya dapat berseiring dan bersinkronisasi penuh dengan Asta Cita pemerintah pusat demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Khofifah.
Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menjelaskan bahwa meskipun dunia menghadapi ketidakpastian global, Jawa Timur tetap konsisten pada jalur investasi dan industri.
“Fokus kita di tahun 2027 adalah bagaimana pelayanan dasar tetap optimal namun tetap dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui produktivitas tinggi,” jelas Emil.
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, memberikan apresiasi atas langkah Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa tugas kementerian adalah memastikan instruksi Presiden terakomodasi hingga ke tingkat desa.
”Kami ingin memastikan perencanaan dari Bapak Presiden linier hingga ke tingkat provinsi, kabupaten, bahkan desa. Jika ada kendala di daerah, kami para menteri wajib turun tangan menyelesaikannya agar pembangunan benar-benar untuk kemakmuran rakyat,” tegas Rachmat.
Di sela agenda utama, Gubernur Khofifah juga memberikan penghargaan bagi kabupaten dan kota dengan perencanaan pembangunan terbaik tahun 2025:
| Kategori Kabupaten | Kategori Kota |
|---|---|
| 1. Kabupaten Sidoarjo | 1. Kota Malang |
| 2. Kabupaten Trenggalek | 2. Kota Pasuruan |
| 3. Kabupaten Jombang | 3. Kota Madiun |
Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi daerah lain untuk terus berinovasi dalam menyusun program yang adaptif dan inklusif. Melalui Musrenbang 2027 ini, Jawa Timur optimistis dapat membangun sinergi yang lebih solid guna memberikan dampak nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat di seluruh pelosok provinsi.
Editor: Nizar p
Sumber: Prokopimmagetan












