Reses di Duren Jaya, Evi Mafriningsianti Paparkan Progres Aspirasi dan Proyeksi APBD Kota Bekasi

BEKASI | jaringannasional.com — Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Dr. Hj. Evi Mafriningsianti, S.E., M.M., menggelar kegiatan Reses Jaring Aspirasi Masyarakat di RW 14, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Pertemuan ini menjadi ajang evaluasi realisasi pembangunan wilayah sekaligus pemaparan arah kebijakan anggaran Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Bekasi Timur dan Bekasi Selatan.

Dalam pemaparannya, Evi menjelaskan mekanisme penganggaran Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang melalui tahapan penyusunan skala prioritas, pengalokasian anggaran, hingga tahap realisasi di lapangan. Aspirasi yang dijaring pada kegiatan reses tahun 2025 kini telah direalisasikan secara bertahap pada tahun anggaran 2026.

“Aspirasi yang disampaikan Bapak dan Ibu sekalian di reses tahun 2025 direalisasikan di tahun 2026. Pembangunan dilakukan secara bertahap. Setelah terealisasi, kewajiban kita bersama adalah menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya bertahan lama,” ujar Evi di hadapan warga dan pengurus RT/RW.

sejauh ini sejumlah proyek fasilitas umum dan sarana lingkungan telah dan sedang berjalan di kawasan Duren Jaya. Di antaranya pemasangan saluran air (u-ditch) di RT 11/RW 14 untuk mengantisipasi banjir, pembangunan pos RT dan gudang di RT 02/RW 14, pengatapan dan penataan lingkungan di RT 07/RW 15, serta rencana pembangunan lapangan warga di RT 01/RW 15 dengan alokasi anggaran mencapai Rp200 juta.

Proyeksi APBD 2027 dan Pengalokasian Anggaran Skala Besar

Selain mengevaluasi pembangunan fisik lingkungan, legislator PAN ini juga menyampaikan proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi. Pada tahun 2027, APBD Kota Bekasi diproyeksikan mengalami penurunan sekitar 2 persen menjadi Rp6,5 triliun, menyusul penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota Bekasi akan memfokuskan belanja daerah pada kegiatan publik prioritas yang berskala besar. Sementara itu, beberapa usulan kegiatan lingkungan skala kecil akan ditunda (hold) atau diselaraskan dengan program utama.

Menyikapi hal tersebut, Evi memprioritaskan alokasi dana aspirasi dewan pada sektor pendidikan, penanganan banjir lintas wilayah, dan fasilitas keamanan masyarakat:

Sektor Pendidikan: Pembangunan gedung SMP Negeri 3 Bekasi senilai Rp4,3 miliar (4 ruang kelas, 2 lantai) serta perbaikan gedung SDN Aren Jaya IV yang sering terdampak banjir.

Penanganan Banjir: Perbaikan dan pembuatan saluran air (u-ditch) utama di jalan protokol antara RW 05 dan RW 06 Duren Jaya senilai Rp1,3 miliar guna mengatasi titik penyumbatan banjir.

Fasilitas Keamanan: Bantuan alokasi anggaran pembangunan Mapolsek Bekasi Timur sekitar Rp4 miliar.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, Evi berharap seluruh proyek infrastruktur yang dibangun dapat meningkatkan kualitas hidup warga Bekasi Timur dan Bekasi Selatan secara berkelanjutan.

red /jn/nzr