Mahasiswa KKN Kelompok 7 STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi Siap Mengabdi di Desa Nagraksari, Wujudkan Program Inovatif untuk Kemajuan Masyarakat.


Jaringannasional.com – Sukabumi.

Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh mahasiswa STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kelompok 7 resmi melaksanakan pengabdian di Desa Nagraksari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, mulai 3 Agustus hingga satu bulan ke depan.


Program KKN ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah desa dalam mendorong pembangunan yang partisipatif, inovatif, dan berkelanjutan.


Kedatangan mahasiswa disambut hangat oleh Kepala Desa Nagraksari beserta perangkat desa. Dalam sambutannya, pemerintah desa menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Nagraksari sebagai lokasi KKN dan berharap para mahasiswa dapat memberikan ide, inovasi, serta solusi yang mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.


Mengusung tema “Mahasiswa Berkarya Menuju Sukabumi MUBARAKAH”, Kelompok 7 membawa sejumlah program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan masyarakat. Program tersebut mencakup bidang pendidikan, sosial, pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, kepemudaan, lingkungan hidup, hingga pengembangan potensi desa.


Di bidang pendidikan, mahasiswa akan mendampingi proses belajar mengajar di sekolah, memberikan motivasi kepada siswa, serta membantu berbagai kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran.


Dalam bidang sosial kemasyarakatan, mahasiswa akan menggelar penyuluhan mengenai kesehatan, kebersihan lingkungan, pentingnya pendidikan, literasi digital, serta berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pembangunan berbasis partisipasi.


Selain itu, mahasiswa juga akan membantu pemerintah desa dalam penataan administrasi dan pelayanan publik sesuai kebutuhan, sehingga diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa.


Tidak hanya itu, berbagai kegiatan gotong royong, penghijauan, pemberdayaan pemuda, hingga pelestarian budaya lokal juga menjadi bagian dari agenda KKN sebagai upaya memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Ketua Kelompok 7 menyampaikan bahwa KKN merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat.


“Kami ingin menjadi bagian dari masyarakat Desa Nagraksari selama pelaksanaan KKN. Kami datang bukan hanya membawa program kerja, tetapi juga membawa semangat kebersamaan, kolaborasi, dan kepedulian.

Semoga seluruh kegiatan yang kami laksanakan dapat memberikan manfaat serta meninggalkan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.


Pelaksanaan KKN juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, serta meningkatkan kepekaan terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.


Dengan terjalinnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, dan seluruh warga, pelaksanaan KKN diharapkan mampu menghasilkan berbagai program yang tidak hanya selesai dalam waktu satu bulan, tetapi juga dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat sebagai bagian dari pembangunan desa.


Melalui semangat pengabdian dan kolaborasi, KKN Kelompok 7 STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi optimistis mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terwujudnya Desa Nagraksari yang lebih maju, mandiri, produktif, dan sejahtera.


“Mengabdi dengan Ilmu, Berkarya dengan Hati, dan Bersama Masyarakat Membangun Desa yang Lebih Baik.”

Dede SKB.