Dua Pelajar SD Warga Sukabumi yang Hanyut di Sungai Selabung Ditemukan Meninggal Dunia

​TIGA DIHAJI, JARINGANNASIONAL.COM — Operasi pencarian dua pelajar Sekolah Dasar (SD) Negeri Sukabumi yang hanyut di Sungai Selabung, Desa Kota Agung, Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten OKU Selatan, resmi berakhir. Korban kedua yang sempat dinyatakan hilang akhirnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

​Camat Tiga Dihaji, Muhammad Yamin, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban terakhir, Ardiansyah bin Sapari (10), telah ditemukan di kawasan Rungguh, tepatnya di depan Sumur Putri. Jasad korban ditemukan oleh Tim Relawan Senapas pada pukul 03.45 WIB Jumat 7/8/2026.

​”Korban sudah ditemukan. Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang terlibat, baik relawan masyarakat, Tim Senapas, Tagana, Basarnas, maupun warga yang telah berjuang demi kemanusiaan. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan tersebut,” ujar Muhammad Yamin.

​Musibah ini bermula pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Dua bocah, Rahmat Kuncoro bin Sarito (10) dan Ardiansyah bin Sapari (10), pergi memancing ke sungai bersama dua adik mereka, Nolo dan Andri.

​Saat memancing, alat pancing milik Ardiansyah terlepas setelah ditarik ikan. Secara spontan, Ardiansyah dan Rahmat melompat ke sungai untuk menyambar joran tersebut. Diduga tidak bisa berenang, keduanya langsung terseret derasnya arus Sungai Selabung.

​Melihat kejadian tersebut, Andri langsung berteriak meminta pertolongan. Seorang warga setempat, Lahmudin, sempat menyelam untuk menyelamatkan korban, namun derasnya arus membuat usahanya nihil. Lahmudin kemudian meminta Andri mengabarkan kejadian itu kepada warga desa.

​Pencarian awal oleh warga menemukan korban pertama, Rahmat Kuncoro, tiga jam pascakejadian sekitar 30 meter dari titik awal tenggelam dalam kondisi meninggal dunia. Pencarian dilanjutkan oleh tim gabungan hingga akhirnya korban kedua, Ardiansyah, berhasil ditemukan dan dievakuasi hari ini.

​Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi ditutup dan kedua jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

(Red/JN/NZr)