BEKASI, jaringannasional.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menegaskan komitmennya untuk melakukan efisiensi anggaran daerah secara menyeluruh. Langkah rasionalisasi ini dipastikan telah diterapkan sejak awal pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bekasi.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat memimpin apel Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Plaza Patriot, Senin (10/8/2026).
”Sebetulnya sudah kita lakukan sejak awal. Kita sudah melakukan penetrasi, jadi sudah tidak ada lagi belanja perjalanan dinas maupun belanja ATK,” ujar Tri usai memberikan pengarahan kepada jajarannya.
Tri menekankan bahwa penyesuaian anggaran ini bukan sekadar imbauan penghematan, melainkan kewajiban yang harus dijalankan sesuai penetapan alokasi anggaran. Kebijakan tersebut diambil seiring penyesuaian target APBD akibat dinamika pendapatan daerah. Meski demikian, ia meminta seluruh aparatur adaptif terhadap perubahan tanpa mengorbankan tiga layanan dasar utama masyarakat, yaitu kesehatan, infrastruktur, dan pendidikan.
Evaluasi Kinerja OPD dan Penegakan Disiplin ASN
Selain efisiensi anggaran, penegakan disiplin ASN serta penanganan cepat kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah turut menjadi fokus utama pengarahan Wali Kota.
Dalam apel tersebut, Wali Kota memanggil Camat Medan Satria ke depan barisan sebagai bentuk evaluasi kinerja. Dari total 44 OPD yang ada, tercatat masih terdapat unit kerja yang memperoleh nilai “Cukup” dalam evaluasi rutin.
Sorotan tajam juga diarahkan pada tingkat kehadiran pegawai. Tercatat sekitar 150 ASN tidak melakukan presensi mobile tanpa keterangan. Menyikapi hal ini, jajaran pimpinan OPD diminta segera melakukan evaluasi internal dan memperketat kedisiplinan jajarannya.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang, Wali Kota mengimbau seluruh kantor OPD untuk menyemarakkan lingkungan kerja dan menggelar kerja bakti bersama pada hari Jumat tgl 15 Agustus. Work from home ditiadakan semua pegawai masuk ke kantor maising masing melakukan kerja bhakti kecuali yang sudah ditugaskan tutup nya . (Red/JN/Nzr)













