BEKASI | jaringannasional.com — Dukungan Pemerintah Kota Bekasi terhadap pengembangan olahraga dirgantara ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Haris Bobihoe, dalam pembukaan cabang olahraga (cabor) paramotor pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat.
Pembukaan pertandingan berlangsung di Lapangan Merah, Desa Lembangsari, Kabupaten Bekasi, Senin (2/11). Sejumlah kontingen dari kabupaten dan kota di Jawa Barat turut ambil bagian untuk memperebutkan prestasi terbaik dalam cabang olahraga tersebut.
Kontingen yang mengikuti kompetisi di antaranya berasal dari Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Cirebon, Kota Depok, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Subang.
Kehadiran Abdul Haris Bobihoe didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi beserta jajaran. Acara tersebut juga dihadiri Ketua KONI Provinsi Jawa Barat, para ketua KONI kabupaten/kota, pengurus paramotor dari berbagai daerah, Ketua Komite Microlight, Ketua Paramotor Indonesia, serta sejumlah pejabat TNI Angkatan Udara dan Ketua FASI Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Abdul Haris mengapresiasi terselenggaranya pertandingan paramotor sebagai bagian dari rangkaian Porprov XV Jawa Barat. Ia menilai kejuaraan tersebut bukan sekadar arena adu kemampuan atlet, melainkan juga wadah membangun persaudaraan dan mempererat hubungan antardaerah.
Menurutnya, Porprov menjadi kesempatan bagi para atlet untuk memperlihatkan hasil latihan, kedisiplinan, serta kemampuan yang telah dipersiapkan selama menjalani pembinaan.
Ia pun mengingatkan seluruh peserta agar mengedepankan nilai sportivitas dan menjaga semangat kompetisi yang sehat selama pertandingan berlangsung.
“Porprov merupakan momentum penting bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan, kerja keras, dan hasil dari proses latihan yang selama ini dijalani. Kami berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan penampilan terbaiknya,” ujar Abdul Haris.
Lebih jauh, ia menyoroti potensi olahraga paramotor yang membutuhkan perpaduan keterampilan teknis, keberanian, kedisiplinan, serta kemampuan khusus dari setiap atlet.
Karena itu, pengembangan cabang olahraga tersebut membutuhkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan seluruh pemangku kepentingan agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal.
Abdul Haris berharap kompetisi Porprov mampu menjadi pintu lahirnya atlet-atlet potensial yang tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga mampu bersaing pada kejuaraan nasional hingga internasional.
“Melalui kompetisi ini, kita berharap lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik daerah, bahkan melangkah hingga ke tingkat nasional dan internasional. Pemerintah Kota Bekasi tentu mendukung upaya pembinaan olahraga yang mampu melahirkan generasi atlet unggul dan berdaya saing,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh kontingen menjadikan Porprov XV Jawa Barat sebagai momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah persaingan olahraga.
Menurut Abdul Haris, keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah medali yang diraih. Lebih dari itu, keamanan, ketertiban, serta sikap saling menghormati antaratlet menjadi bagian penting dari kesuksesan sebuah kompetisi.
Pemerintah Kota Bekasi berharap keikutsertaan atlet dalam Porprov XV Jawa Barat dapat menjadi pengalaman sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan olahraga di daerah.
Melalui kompetisi paramotor ini, diharapkan lahir prestasi baru sekaligus semakin kuatnya kolaborasi antardaerah dalam memajukan olahraga dirgantara di Jawa Barat.
(Red/JN) Dokpim













